Tampilkan postingan dengan label SEMESTER II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEMESTER II. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2016

Pembagian Hadis



بسم الله الرحمن الرحيم
Pembagian Hadis
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Ulumul Hadis

Disusun Oleh:
Zaini Maftukhin

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

Dalam agama islam, hadis merupakan pedoman yang terjadi sumber ajaran-ajaran islam. Hadis menduduki posisi kedua setelah Al-Qur’an, yang merupakan wahyu dari Allah SWT. kepada Nabi Muhammad. Hadis menjadi penafsiran Al-Qur’an dalam praktik atau penerapan perisalah islam. Hal ini mengingat Nabi Muhammad merupakan perwujudan dari Al-Qur’an yang di tafsirkan oleh manusia.
Oleh karna itu, melakukan kajian terhadap hadis-hadis Nabi sangat penting, terlebih dari segi sanad, untuk menilai apakah secara historis sesuatu yang dikatakan sebagai hadis itu benar benar dipertanggungjawabkan keshahihannya berasal dari Nabi atau tidak. Di samping kajian untuk mengetahui kualitas sanad hadis, kajian juga dari segi matan. Perlunya penelitian matas hadis karna matan tidak dapat dipisahkan dari pengaruh sanad, tetapi juga karna dalam periwayatan hadis dikenal adanya adanya periwayatan secara makna.[1]
Maka dari itu, makalah ini akan membahas tentang pembagian pembagian hadis dari segi kualitasnya.

B.     Rumusan Masalah

1.      Apa saja pembagian pembagian hadis dari segi kualitasnya?
2.      Bagaimana penggunaan hadis dalam hukum islam?

C.    Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui pembagian pembagian hadis dari segi kualitas.
2.      Mengetahui penggunaan hadis dalam hukum islam.




Kebenaran Ilmiah



Kebenaran Ilmiah
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Filsafat Ilmu

Disusun Oleh:
Zaini Maftukhin

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

بسم الله الرحمن الرحيم
BAB I
                                                        PENDAHULUAN                                                       
A. Latar Belakang
Berfikir merupakan suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan yang benar. Apa yang di sebut benar bagi seseorang belum tentu benar bagi orang lain, karna itu kegiatan berfikir adalah usaha untuk menghasilkan pengetahuan yang benaratau kriteria kebenaran. Pada setiap jenis pengetahuan tidak sama kriteria kebenarannya karna sifat dan watak pengetahuan itu berbeda. pengetahuan umum tentang alam metafisika tentunya tidak sama dengan pengetahuan alam fisik. Alam fisik pun memiliki perbedaan ukuran kebenaran bagi setiap jenis dan bidang pengetahuan. [1]
Oleh karena itu, untuk lebih lanjut mengenai hal-hal kebenaran, makalah ini membahas tentang “Kebenaran Ilmiah” Supaya kita bisa membedakan antara yang kita anggap benar dan yang kita anggap tidak benar .
B.  Rumusan Masalah
a. Apa arti kebenaran?                                                                                                                           
b. Menjelaskan tentang teori-teori kebenaran?
c. Menjelaskan sifat kebenaran ilmiah?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui  arti kebenaran.
2. Mengetahui tentang teori-teori kebenaran.
3. Mengetahui sifat kebenaran ilmiah.