Selasa, 22 November 2016

Good goverment



Good goverment
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “PKN

Disusun Oleh:
Zaini Maftukhin

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Masalah pemerintahan sebagai suatu kenyataan yang tak dapat di hindarkan dalam hidup setiap warganegara memiliki banyak arti bagi mereka, secara perorangan atau secara bersama-sama. Pemerintah adalah harapan dan peluang untuk mewujudkan hidup yang sejahtera dan berdaulat melalui pengelolaan kebebasan dan persamaan yang di miliki oleh warganegara. Suatu masyarakat tanpa pemerintah adalah sebuah kekacauan massal
Harapan lain yang ingin di wujudkan oleh setiap warganegara melalui proses pemerintahan adalah berlangsungnya kehidupan secara wajar, dalam semua bidang dan ukuran kehidupan mereka. Untuk mewujudkan tujuan dan harapan tersebut, maka di perlukan suatu system pemerintahan yang baik dan efektif yang sesuai dengan prinsip-prinsip bersifat demokratis. Konsep pemerintahan yang baik itu di sebut dengan good goverment.
Dalam makalah ini berisi pemaparan dari pengertian good goverment, prinsip-prinsip good goverment, dan penerapannya di Indonesia. Diharapkan juga dengan penulisan makalah ini dapat menambah wawasan tentang good government secara lebih mendalam. Yang tidak kalah pentingnya adalah peran semua lapisan untuk menjalankan tata pemerintahan yang baik.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian good goverment ?
2.      Apa prinsip-prinsip good goverment ?
3.      Bagaimana penerapan good goverment di indonesia ?

C.    Tujuan
1.      Mengetahui pengertian good goverment ?
2.      Mengetahui prinsip-prinsip good goverment ?
3.      Mengetahui penerapan good goverment di indonesia ?


MASYARAKAT MADANI



MASYARAKAT MADANI
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Pendidikan Kewarganegaraan

Disusun Oleh:
Mohamad Ali Musthofa
Siti Uswatun Nihayah
Dhohir Abdul Qohhar

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Untuk mewujudkan kehidupan yang demokratis diperlukan terciptanya masyarakat madani. Kehidupan masyarakat madani ditandai dengan adanya keterbukaan di bidang politik juga memiliki tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Ditemukan suatu kemiripan dalam masyarakat pedesaan, yaitu suatu sistem dan karakteristik masyarakat madani seperti gotong royong, saling tolong menolong, beradab, dan lain sebagainya. Namun mayoritas kehidupan di kota bertolak belakang dengan hal-hal tersebut, padahal demi tercapainya cita-cita negara yang adil, makmur, sejahtera, dan beradab diperlukan syarat-syarat untuk menjadi masyarakat madani tersebut. Terutama di wilayah perkotaan, karena kota merupakan suatu jembatan dari desa untuk menuju kesejahteraan yang di inginkan negara.
Oleh karena itu kami mengangkat judul “masyarakat madani” untuk pengkajian ulang kepada semua warga negara indonesia supaya terciptanya masyarakat madani ala negara indonesia yang dapat memajukan dan mensejahterakan bangsa dan negara ini.  
  
B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian masyarakat madani?
2.      Bagaimana sejarah pemikiran masyarakat madani?
3.      Apakah karakteristik masyarakat madani?
4.      Bagaimana paradigma dan praktek masyarakat madani di indonesia?
5.      Apakah gerakan sosial untuk memperkuat masyarakat madani?
6.      Apakah organisasi non pemerintah dalam ranah masyarakat madani?
7.      Bagaimana relevansi masyarakat madani dengan penerapan good governance?

C.    Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk optimalisasi bagi mahasiswa dalam mengetahui secara intensif mengenai “Masyarakat Madani” dalam mata kuliah Kewarga Negaraan  dengan target sebagai berikut:
1.      Mahasiswa mengetahui dan dapat mendefinisikan pengertian masyarakat madani.
2.      Mahasiswa mengetahui sejarah pemikiran masyarakat madani.
3.      Mahasiswa mengetahui karakteristik masyarakat madani.
4.      Mahasiswa mengetahui paradigma dan praktek masyarakat madani di Indonesia.
5.      Mahasiswa mengetahui gerakan sosial yang dapat memperkuat masyarakat madani.
6.      Mahasiswa mengetahui organisasi non pemerintah dalam ranah masyarakat madani.
7.      Mahasiswa mengetahui tentang relevansi masyarakat madani dengan penerapan good governance.

ALIRAN JABARIYAH DAN QADARIYAH



ALIRAN JABARIYAH DAN QADARIYAH
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Ilmu Kalam

Disusun Oleh:
Saiful Anwar
Ahmad Anang Rifa’i
Mohamad Ali Musthofa

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Fenomena ketuhanan tampaknya merupakan fakta universal. Hal ini tidak saja ditemukan pada masyarakat modern tetapi juga pada masyarakat yang paling primitif sekalipun. Kajian sejarah tentang asal usul agama telah membuktikan kenyataan ini. Oleh karena itu, banyak para ahli teologi dan falsafat agama yang menisbahkan argumentasi tentang adanya tuhan pada fakta sejarah ini. Bahkan, mereka ada yang menyatakan bahwa fenomena ketuhanan telah tertanam pada diri manusia sebagai ide bawaan sehingga sudah menjadi keyakinan yang kokoh.
Diterangkan dalam hadist nabi bahwa umat islam akan terpecah belah menjadi 73 golongan. Sebab adanya konflik dan perpecahan kelompok dalam agama (khususnya agama islam) sampai sekarang ini menyebabkan islam menjadi lemah dan mudah diadu domba oleh pihak lain. Mereka ingin memanfaatkan perbedaan agama islam ini demi kepentingan peribadi semata. seperti sekarang ini agama islam mempunyai banyak organisasi antara lain NU, Muhamadiyah, MUI, FPI, dan lain sebagainya. Mereka saling memperebutkan kebenaran dan kekuasaan sehingga saling bermusuhan satu sama lain, padahal masih dalam satu lingkup agama. Sebab inilah islam mudah diadu domba oleh pihak luar (asing). Perbedaan ini seharusnya menjadikan islam sebagai agama yang kuat dan bersatu, bukan sebagai agama yang lemah dan mudah diadu domba.
Akhir-akhir ini muncul aliran-aliran keras (radikal) seperti ISIS, aksi teror-meneror yang mengatas namakan agama islam, dan lain sebagainya. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa islam mangangkat judul  “Aliran Jabariyah dan Qadariyah” yang kami rasa sangat perlu untuk membahas dan memahaminya dengan intensif terkait ideologi-ideologi aliran agama islam.  Dan juga sebagai langkah awal dalam  menyikapi maraknya faham radikalisme seperti sekarang ini.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian jabariyah dan qadariyah?
2.      Bagaimana sejarah munculnya aliran jabariyah dan qadariyah?
3.      Apakah saja cabang-cabang aliran jabariyah dan qadariyah?
4.      Siapakah tokoh dan para pemuka alirans jabariyah dan qadariyah?
5.      Apa saja doktrin dan pokok pemikiran aliran jabariyah dan qadariyah?

C.    Tujuan Dan Manfaat Penulisan
1.    Mengetahui  pengertian jabariyah dan qadariyah
2.    Mengetahui sejarah munculnya aliran jabariyah dan qadariyah
3.    Mengetahui cabang-cabang aliran jabariyah dan qadariyah
4.    Mengetahui tokoh dan para pemuka alirans jabariyah dan qadariyah
5.    Mengetahui doktrin dan pokok pemikiran aliran jabariyah dan qadariyah





Manusia Individu, Keluarga, Dan Masyarakat



Manusia Individu, Keluarga, Dan Masyarakat
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliyah Ilmu Budaya Dasar

Disusun Oleh:
Dhohir Abdul Qohar

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
     Manusia adalah makhluk yang lain dari yang lain. Memang, jika kita hanya memandang manusia dari sistem individu, dapat kita katakan bahwa manusia tidak sejenis makhluk sosia. Akan tetapi satu yang membedakan makhluk individu dan kelompok hingga manusia menjadi makhluk sosial yang sempurna. Maka dengan penulisan makalah sosial inilah kami mencoba mengungkap siapa sebenarnya makhluk individu dan kelompok, bagaimana proses manusia individu  bisa di sebut dengan kelompok.Ilmu sosial dasar sejtinya semacam pengantarmemahami sedikit selukk beluk pengetahuan sosial masyarakat. Ilmu sosial dasar inilah yang diharapkan bisa memberikn tambahan wawasan kepada para teman pembaca tentang beberapa fenomena yang terjdi disekitarnya.  
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian individu, keluarga, dan masyarakat?
2.      Apa fungsi dan bentuk-bentuk keluarga?
3.      Bagaimana keadaan masyarakat sekarang?
C.    Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui pengertian masalah individu,keluarga,dan kelompok.
2.      Untuk mengetahui fungsi dan bentuk-bentuk keluarga.
3.      Untuk mengetahui keadaan masyarakat pada zaman sekarang


Perkembangan Pola Pikir Manusia Dari Mitos Sampai Metode Ilmiah



Perkembangan Pola Pikir Manusia Dari Mitos Sampai Metode Ilmiah

Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Sosial Dasar
dan Ilmu Alamiyah Dasar

Disusun Oleh:
Puput Bariadi
Mohamad Ali Musthofa

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA
2015/2016 M.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Seiring perkembangan zaman yang semakin modern dan maju, pemikiran manusia menjadi semakin ilmiah dari awalnya yang hanya sebuah kepercayaan yang dainggap benar, padahal hakikatnya kejadian itu belum bisa dipertanggungjawabkan keabsahanya. Mayoritas manusia zaman dahulu, proses berfikir logis dan rasional sangatlah terbatas, sehingga melahirkan suatu kepercayaan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan metode ilmiah. Karena mereka menganggap bahwasanya apa yang diyakini itu benar, sehingga hal itu menjadi suatu kebudayaan dan adat istiadat yang turun-menurun dalam masyarakat yang belakangan kita kenal sebagai mitos. Seperti orang tua yang menegur anaknya ketika ingin keluar malam, karena orang tua tersebut takut jikalau anaknya terkena bahaya sehingga mengatakan kalau keluar malam nanti akan dibawa wewe gombel, dan ribuan mitos yang lain.  
Namun, pola berpikir manusia dalam kehidupannya sekarang ini lambat laun telah berubah, dari adat kepercayaan yang membudaya menjadi suatu ilmu pengetahuan yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Kemajuan ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain adalah rasa ingin tahu. Dengan rasa ingin tahu, telah menggerakkan manusia itu untuk lebih berfikir, bertindak, dan menganalisa suatu kejadian yang semula hanyalah sebuah mitos masyarakat, menjadi suatu ilmu pengetahuan.
Walaupun pola pikir manusia di dunia ini sudah mengalami kemajuan, dari kepercayaan suatu mitos menjadi metode pengetahuan ilmiah, tetapi tidak sedikit sekelompok masyarakat yang masih mempercayai mitos sebagai suatu kebenaran yang hakiki. Maka dari itu, kami rasa sangatlah perlu mengangkat judul ini sebagai suatu pembahasan yang dapat memberikan pemahaman tentang kemajuan pola pikir manusia dari mitos sampai metode ilmiah. 

1.2  Rumusan Masalah
1.2.1        Bagaimana asal-usul berkembangnya pola pikir manusia?
1.2.2        Bagaimana sejarah munculnya mitos dan metode ilmiah?
1.2.3        Bagaimana hubungan antara mitos dan metode ilmiah?
1.2.4        Apakah validitas mitos & metode ilmiah bisa dipertanggung-jawabkan sebagai sumber pengetahuan dan sumber kebenaran?

1.3  Tujuan & Manfaat Penulisan
1.3.1        Mengetahui asal-usul perkembangan pola pikir manusia.
1.3.2        Mengetahui pengertian mitos dan metode ilmiah.
1.3.3        Mengetahui hubungan antara mitos dan metode ilmiah.
1.3.4        Mengetahui validitas mitos & metode ilmiah sebagai sumber pengetahuan dan sumber kebenaran.